Postingan

C. Sebab-sebab Subyektif dan Obyektif Berdirinya Muhammadiyah

 C. Sebab-sebab Subyektif dan Obyektif Berdirinya Muhammadiyah  1) Faktor Subyektif  Faktor subyektif merupakan artikulasi dari penyebah lahirnya Muhammadiyah yang didasari oleh kegelisahan K.H. Ahmad Dahlan. Dalam literatur Muhammadiyah, faktor subyektif ini bahkan telah disebut-sebut sebagai pendorong utama berdirinya Muhammadiyah. Hal ini disebabkan karena kegelisahan itu muncul tatkala K.H. Ahmad Dahlan telah mendalami, menelaah, mengkaji dan membahas isi kandungan yang terdapat dalam al-Qur'an. Sikap yang dilakukan oleh K.H. Ahmad Dahlan tersebut merupakan bentuk dari pelaksanaan firman Allah yang terdapat dalam beberapa ayat berikut, yakni:  Artinya:  Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (QS. An Nisaa' (04): 82)  Artinya:  Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci? (QS. Muhammad (47): 24)....

BAB 3 Sejarah Perkembangan Muhammadiyah

A Kondisi Sosial, Ekonomi, Politik, Budaya dan Keagamaan Sebelum Muhammadiyah Berdiri  Umat Islam di Indonesia pada waktu itu mengalami kemunduran dalam berbagai bidang kehidupan. Kemunduran inilah yang membuat umat Islam sulit untuk bangkit dan melawan penjajah. Berikut ini dijelaskan mengenai kondisi masyarakat Indonesia dalam beberapa bidang sebelum Muhammadiyah berdiri.  1. Bidang Keagamaan  Jauhnya umat Islam dari ajaran yang sebenarnya, dikarenakan telah terjadi sinkretisme, yakni pencampur-adukan ajaran Islam dengan tradisi yang berkembang di masyarakat dalam melaksanakan ibadah. Hal ini dapat dilihat dalam praktik keagamaan masyarakat yang masih melakukan perbuatanperbuatan tahayul, bid'ah, khurafat dan syirik. Tahayul adalah mempercayai khayalan akan datangnya bala atau musibah yang dibawa oleh makhluk Allah, seperti burung, kucing, ular dan lain sebagainya. Bid'ah ialah melakukan ibadah yang tidak pernah diajarkan dan diamalkan oleh Rasulullah SAW atau oleh para...

BAB 2 JANJI PELAJAR MUHAMMADIYAH

pertemuan ke 5  A.  JANJI PELAJAR MUHAMMADIYAH  بِسْمِ اللّه الرّحْمٰنِ الرّحِيْم أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِيْناً وَبِمُحَمَّدٍ نَّبِياًّ وَّرَسُوْلاً Kami Pelajar Muhammadiyah berjanji: Berjuang menegakkan ajaran Islam Hormat dan patuh terhadap orang tua dan guru Bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu Bekerja keras, mandiri, dan berprestasi Rela berkorban dan menolong sesama Siap menjadi kader Muhammadiyah dan bangsa B. MAKNA DAN APLIKASI JANJI PELAJAR MUHAMMADIYAH DALAM KEHIDUPAN SEHARI - HARI  1. Berjuang menegakkan ajaran Islam  Contohnya : ikut berpartisipasi dalam pengkajian alquran di kalangan pelajar dalam bentuk mencintai alquran . 2.  Hormat dan patuh terhadap orang tua dan guru contohnya : patuh kepada guru dan orang tua  jika di suruh tidak boleh membantah, 3. Bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu contohnya tetap semangat dalam belajar dan m...

TUJUAN PENDIDIKAN KEMUHAMMADIYAHAN

pertemuan ke 4  TUJUAN DI AJARKAN PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH :   a. Media kaderisasi, dgn banyaknya amal usaha, mk Muh. memerlukan generasi penerus yg ber kwalitas dan penuh pengabdian   b. Dikenal oleh angkatan muda, mereka mengetahui ttg kontribusi yg telah diberikan oleh Muh. Tahu sekolah/madrasah, tahu rmh sakit, pantai asuhan yg didirikan sebelum Indonesia merdeka. Setelah mereka tahu, mereka akan menyiapkan diri untuk menjadi kader penerus yg baik. 3.Kedudukan dan fungsi pend kemuhammadiyahan,  Pend kemuhammadiyahan memiliki kedudukan sbg mata pelajaran yg wajib diajarkan dan dipe lajari oleh setiap pelajar Muhammadiyah. Maka seluruh jenjang pend Muh dari SD / MI hing ga perguruan Tinggi mengajarkan pend’ kemuhammadiyahan.  Sedangkan fungsinya adalah sebagai pembeda (distingsi) antara sekolah / madrasah dengan yang bukan Muhammadiyah.  4. Nilai-nilai_ pend kemuh: 1. Mengamalkan perilaku sebagai hamba Allah. 2. mengamalkan perilaku sebagai hamba khil...

KARAKTERISTIK PERGURUAN MUHAMMADIYAH

pertemuan ke 3  KARAKTERISTIK PERGURUAN MUHAMMADIYAH a.  Sejarah Perguruan Muhammadiyah ( K.H.Ahmad Dahlan mendirikan pendidikan Muhammadiyah sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonialisme Belanda, media pembebasan masyarakat dari kemiskinan, ke bodohan, ketidak adilan, sistem kasta dan pelaksanaan ajaran agama yg kurang autentik. Beliau memperbarui pesantren tradi sional dan sekolah Belanda menjadi pendidikan modern. Maka banyak Pergu ruan Muhammadiyah di manamana. Mulai dari TK, SD / MI, SLP, SLA, SMK, akademi-akademi, institut, universitas dis. Bahkan Perguruan Tingginya saja tahun 2017   b. Tuiuan Perguruan Muhammadiyah Tujuan pendidikan Muhammadiyah adalah mewujudkan manusia muslim ber akhlak Mulia, cakap, per caya pada diri sendiri, berguna bagi masyarakat dan‘negara. Setelah_Melalui proses pendidikan, peser ta didik diharapkan mampu untuk mengabdikan diri. c. ciri Khas Perguruan Muhammadiyah  Pengertian Pendidikan. Muhammadiyah Menurut bahasa: pelajaran ...

BAB 1 PENDIDIKAN KEMUHAMMADIYAHAN ( KELAS 10)

  Pertemuan ke 2 Petunjuk : a. Sebelum Pembelajaran , jangan lupa berdoa dengan mengucapkan Rodhitu billahi robba wabil islami dina wabi muhammadin nabiyya warasula, rabbii zidnii 'ilmaan warzuqnii fahmaan aamin..aamiin ya Robal Aalamin. b. SILAHKAN KALIAN TULIS DI BUKU TARIKH LALU KIRIM KE WA 085726288201 A. Muhammadiyah periode Awal  Periode awal merupakan masa perintisan, pembentukan jiwa dan amal usaha serta organisa si. Muhammadiyah merupakan gerakan islam di Indonesia yg berfaham modern. Adapun deskrip si kondisi bangsa Indonesia pada periode awal Muhammadiyah dan usaha-usaha yang dilakukan K.H. Ahmad Dahlan adalah sebagai berikut :  1. Kondisi Sosial, Politik,dan Ekonomi. Terdapat lima gambaran keadaan Bangsa Indonesia pada _ saat periode awal Muhammad iyah . Uraiannya adalah sebagai berikut :  a. Kehidupan keberagamaan memprihatinkan, dalam kepercayaan tercampur khurofat. Dim beribadat tercampur bid’ah, pemahaman agama sempit, pola pikirnya taqlid.  b. P...